"Eh tau ndak, bulan Oktober tu bulan Bahasa?". Tanya saya pada teman-tema di kelas. Ada yang mengaku, tidak. Ada yang bingung, ada yang menertawakan. Yang mengaku tidak tahu, oke. selesai permasalahanya. Yang kelihatan bingung, kemungkinan ada dua sebab. Pertama, mungkin karena memang tidak pernah mendengar tentang Bulan Bahasa. Kedua, terkejut tiba-tiba ditodong dengan pertanyaan. Lain halnya, yang menertawakan. Pasalnya, yang tertawa ini, merasa lucu dan merasa perlu menertawakan apa yang saya tanyakan. "Eh budak, tau ndak kalau bulan Oktober itu Bulan Bahasa?". Pertanyaan yang langsung dengan jawabannya, kata yang menertawakan. Ah. Saat itu, saya juga merasa malu dengan apa yang dikatakan oleh teman saya itu. Mengapa bisa-bisanya, saya membuat pertanyaan yang langsung ada jawabannya.Saya tidak pandai sekali ya, membuat pertanyaan. Pendek akal. padahal saya hanya ingin tahu, apakah teman-teman saya juga tahu tentang Bulan Bahasa?. Tentang Bulan, yang...