Sejak 2009, blog ini menyimpan cerita perjuangan. Terutama tentang mimpi dan yang nyata. Di tahun 2026 menjelang usia 36 tahun ada banyak yang terealisasi. Ada banyak pandangan hidup yang mengubah cara pandang. Setidaknya dengan pendidikan yang ditempu gelar "Anak S-2, anak dosen, anak PNS", tersemat kepadanya sebagai Emak. Ia menyimpan bangga itu tak perlu cerita banyak, tapi ia dapatkan cerita baik dari orang lain. Rasa segan untuknya pun ia dapati. Hari ini di negeri orang, ada pertanyaan yang terselip. Melanjutkan studi dengan tabungan tahun-tahun sebelumnya dan didukung dari beasiswa uang pangkal dan buku. Tidak ada garis pewaris di sini bahkan untuk pendidikan. Semoga pendidikan ini memberi pandangan yang baik sebagai warisan untuk ke depan. Pendidikan ini bukan sekadar mimpi dari sebuah ambisi. Pertanyaan lain ketika haha hihi di meja orang tampak menyenangkan diri ini masih membangun rasa bangga untuk mereka yang telah tiada. Mak, Pak Di negeri orang ini, anakm...
Dulu, tahun 2008 ketika merasa krisis kepercayaan diri karena kegagalan, kesibukan dengan dunia baru adalah pelarian. Cara itu untuk menata hati yang sempat tercacah di balik wajah tampaknya senang-senang saja. Pelan-pelan menyusun rencana untuk memperbaiki situasi yang tidak diharapkan. Awalnya suasana itu terasa nyaman, dapat dinikmati, dan tampak ada hasil. Hanya saja di lingkungan yang tampak menentramkan rupanya ada saja bendungan yang siap menghalau. Mungkin karena telalu asik diisi, air yang tampak tenang tentu saja bisa menjadi riak hingga bergelombang bahkan menjadi bumerang yang menghempas semaunya. Mungkin, karena merasa yang diutamakan, digugu, hingga lupa bahwa semua kata tidak dapat diterima oleh semua yang dianggap sama. Setidaknya untuk orang yang sedang mencari jalan bagaimana kembali meneguhkan diri. Diksinya tidak banyak. Disampaikan dengan lugas. Kepercayaan diri yang dicari, yang ada pada dirinya digunakan penuh keyakinan dan wibawa. "Bingal"....