Sejak 2009, blog ini menyimpan cerita perjuangan. Terutama tentang mimpi dan yang nyata. Di tahun 2026 menjelang usia 36 tahun ada banyak yang terealisasi. Ada banyak pandangan hidup yang mengubah cara pandang. Setidaknya dengan pendidikan yang ditempu gelar "Anak S-2, anak dosen, anak PNS", tersemat kepadanya sebagai Emak. Ia menyimpan bangga itu tak perlu cerita banyak, tapi ia dapatkan cerita baik dari orang lain. Rasa segan untuknya pun ia dapati.
Hari ini di negeri orang, ada pertanyaan yang terselip. Melanjutkan studi dengan tabungan tahun-tahun sebelumnya dan didukung dari beasiswa uang pangkal dan buku. Tidak ada garis pewaris di sini bahkan untuk pendidikan. Semoga pendidikan ini memberi pandangan yang baik sebagai warisan untuk ke depan. Pendidikan ini bukan sekadar mimpi dari sebuah ambisi.
Pertanyaan lain ketika haha hihi di meja orang tampak menyenangkan diri ini masih membangun rasa bangga untuk mereka yang telah tiada.
Mak, Pak
Di negeri orang ini, anakmu mendapat pandangan tentang seorang Ibu yang melanjutkan studi, yang harus menjaga anak kecilnya sakit dan ia juga sakit. Lalu dia membandingkan tentang anaknya yang memilih pendidikanya lebih dulu daripada bekeluarga agar tak terlalu sibuk.
Tapi mak, pak, anakmu bangga karena cucumu bercerita kepada banyak orang bahwa ibunya sedang melanjutkan studi dia melihat proses itu dia bertanya apa alasanya.
Kita tahu kan mak, pak. Kita tak memiliki warisan harta benda tetapi kita memiliki warisan memandang pendidikan. Memandang prioritas. Memandang bagaimana cara orang mengubah cara pandang.
Pertanyaanku yang lain, ini bukan ambisi. Ini sebuah misi. Pendidikan ini adalah dedikasi yang kuberikan pada kalian meski kalian telah tiada. Aku mendapatkan banyak hadiah dan rasa bangga dari orang yang mengenal kalian bahwa aku sampai di garis ini.
Kini aku hanya bisa berdoa menyebut nama kalian, di saat dulu aku meminta doa secara langsung. Mak, engkau yang menguatkanku untuk mengambil keputusan ini disaat kita berjuang untuk kesembuhanmu. Di saat aku mengalah untuk nanti saja.
Ini tahun-tahun terakhir dari pendidikan. Trauma malam masih tersimpan dalam pikiran. Aku berpikir bahwa itu hadiah darimu lalu aku simpan trauma itu rasa bersalah itu. Walau kadang rasa itu memanggil.
Maaf, untuk semua
Terima kasih untuk semua
Izinkan perjalanan ini berjalan dengan baik. Ini bukan tentang perjalananku saja tetapi tentang misi dan dedikasi.
-ulasan lama-
0526
Komentar