Catatan pencarian nama #PART1 Saya berniat menjadikan nama sapaan atau panggilan sebagai masalah utama dalam tesis saya nantinya. Memang, saya belum pada masa pengusulan proposal, tapi ini adalah awal dari pemahaman saya pribadi untuk penyusunan rencana. Saya menjadikan buku garis keturunan Waris Sembilan yang saya peroleh sebagai bahan utama. Di dalam buku yang ditulis dengan mesin ketik itu, ditulis sembilan nama anak Opu Daeng H. Brahima yang berasal dari Kerajaan Luwu, Sulawesi Selatan atau yang dikenal dengan Waris Sembilan. Sejak dulu, saya mengira bahwa Waris Sembilan adalah sembilan anak Opu Daeng H. Brahima yang tinggal di kampung kami, Tanjung. Sembilan anak ini melangsungkan hidup di sana hingga kami-kami yang ada di kampung Tanjung adalah keturunan dari Waris Sembilan. Rupanya, pemahaman saya ini salah. Waris Sembilan tak semuanya ada di Kampung Tanjung. Mereka menyebar di berbagai daerah di Nusantara. Hal ini saya baru tahu setelah saya berkunjung ke rumah...