Gegara kemarin, kejadian membara di kamar itu, membuat saya benar-benar ragu dengan ingatan saya sendiri. Tadi, suatu insiden yang membuat saya bepikir keras, apa yang terjadi dengan labirin saya? Saya hanya ingat bahwa buku yang saya pinjam, jumlahnya dua. Di depan Mas Peminjam Buku di Perpusatakaan, saya mengungkapkanya dengan sangat yakin padahal layar komputer jelas-jelas menunjukan jumlah buku yang dipinjam adalah tiga. Saking yakinnya, saya pun membawa tampak sok, sok ingat. Saya meyakinkan Si Mas, bahwa pada jam sekian, jumlah dan buku apa saja yang dipinjam sebelumnya, posisi meja tempat saya meminjam, saya ingat semua. Pada bagian yang menunjukan bahwa saya yakin 100% saat saya bilang: "Ha? buku Dimensi? Ndak Mas, saya pinjam buku Pemerolehan Bahasa, lagi pula untuk apa saya pinjam buku Dimensi Pendidikan" Saya bilang begitu karena saya memang tidak sedang melakukan penelitian berkaitan dengan sekolah, saya butuh buku yang berhubungan dengan PBK dan Sastra Buday...