Langsung ke konten utama

Dikemudian Hari









Setidaknya aku meyakinkan diri, kataku pada pohon belimbing di belakang jendela kamar.
Dan, semua lalu melenyap hingga satu persatu tak lagi aku tahu.

Biarkan saja semua begitu, satu atau dua waktu lagi mungkin tak begini.
Mari, kita tunggu di kemudan hari.

Komentar