Kadang mendapat penolakan dari mahasiswa adalah kesempatan menyenangkan diri. Pada "insiden" itu bisa mendapat sedikit informasi tentang diri mereka. Pada Cuti kali ini, kelas harus diadakan secara Daring. Konsep kelas sudah disampaikan sejak awal. Ya, besar kemungkinan memang terlewatkan pada pertemuan itu oleh beberapa dari mereka. Hingga mengisi pertemuan pekan ini, penugasanya adalah kunjungan pada kegiata Festival Melayu dan Membeli buku 10 ribu. Kelas-kelas lain, aman. Tak ada komplain. Satu kelas saja yang berkali-kali menyatakan keberatan. Eh tidak, sebagian, ada juga karena 80% adalah anak rantau sehingga keberatan soal dana. Dari harga buku, kemudian izin asrama, lalu bepergianya. Akhirnya PJ kelas menerima mandat baru. Dia menentukan tentang penugasan Sebab, dari kemakluman yang sudah diberikan masih ada "berat". Jadi segembira mereka saja kan? Hingga akhirnya ada yang berceletuk soal "tugas menumpuk". Usaha dan tujuan "konsep" ...