Langsung ke konten utama

Postingan

laporan#part3

Hua-huahuaaaa... akhirnya sampai ke Tanjung Isuy, kemaren jam 5, WIT. Sebelum sampai: -bangun awal yeaah -breakfats di Hotel -cekout -naik angkot PP.Pagi-Pasar loah buah -sampai di Terminal Samarinda -pilih buah, buat di Bis -Naik bis/foto dari kaca/ pusing/teler/obob :P -Makan di SP II sekiat jam setengah 1 perjalanan dari jam 9, sudah hampir empat jam perjalanan -pray sholat di sana -sampai di persimpangan Tanjung Isuy, di kawasan ekonom pak Aji Aspui -naik Katana Pak Aji dan melewatkan kebun sawit pak Aji, katanya sampai 5 Hektar boook -25 menit peerjalanan mungkin, 11 Kg menuju Tanjung Isuy -Sampai di Desa Dayak Benuaq -Lihat lamin -Kali Pertama/sepok- -Sampai di Penginapan, Benuaq yang masuk Islam :) -Pilih kamar :) sendiri-sendiri. Kamar 4x4 :P, putih, karpet plastik pink, jendela tralis kayu, meja gantung dari papan, kaca 30 x 10 cm, ada kelabuhan, tempat tidur 2x3 meter. empuk, selimut mickey mouse :) bantak 2, guling 1 -cari makan di tempat Mak Uning - jalan ...

laporan part#2

pagi, lupa dengan jam yang lebih cepat 60 menit dari biasanya sarapan pergi  ke perpus wilayah dengan angkot berwarna hijau ke kedai t-co sekitar jam setengah 12 kembali ke pernginapan dan cek outm kemudian cek in ke hotek sebelah sore sekitar setengah 6 berangkat ke mall matahari, mendatangi pameran arkeologi berkenalan engan Ulce, arkeolog dari Banjarmasin, banjar baru tapi asalnya dari bali pulang jalan kaki, sekitar 25 menit, seru am sampai di kamar mengetik hingga jam segini :P

Laporan Part#1

Tadi jam 12 lewat naik pesawat menuju Jakarta Sekitar setengah 1 berangkat jam 2 an sampai cek tiket, shalat hingga jam 3 makan di depalanpeha cafe & resto jam setengah 4, menuju lokasit transit jam 5 lewat naik pesawat menuju balikpapan jam setengah 6 berangkat. jam 8 waktu kaltim sampai Menuju Samarinda pakai taxi makan soto di lamongan jam setengah 10 sampai di Samarinda jam 12 waktu kaltim berada di Jl. H. Agus Salim di hotel Asia, 3 kamar 525.000 satu kamar ada dua kasur sekarang ngantuk dan tidur -_-

Bertemu Bu Suharsih di Supadio

Tadi siang, sekita jam 12, saya dan rekan sudah bersiap masuk ke pesawat. Akhirnya berangkat juga. Sebelum berangkat ada delay sekitar 1 jam-an. Selama menunggu penerbangan, saya dan satu rekan perempuan berkenalan dengan seorang ibu yang bekerja di Brunai Darssalam. Ibu yang berasal dari Cilacap itu menghampiri kami, dia bertanya kemana tujuan keberangkatan. Ternyata, kami satu pesawat, hanya berbeda urut. Beliau di L sedangkan saya di 24 A. Suharsih namanya, beliau  memiliki 4 anak itu sudah lama bekerja menjadi penjahit di negeri bagian serumpun Melayu itu. Sejak tahun 2003 lalu, dia bekerja pada majikan yang sama. "Saya pernah dipinjam, tapi majikan saya ambil lagi". Sekitar enam bulan dia pernah bekerja dengan orang lain, namun belia tidak betah dengan majikan tersebut. Majikan pertama pun sudah senang dengan hasil kerjanya, dan mengambilnya kembali. Ibu berkulit putih itu bermalam di sungai Jawi kemaren di tempat agen kerjanya. Dia akan ke Jakarta untuk medical....

Masih di Pontianak

18 November 2012 Oke, saya masih di Pontianak. Jam dinding di depan saya menunjukkan pukul 23: 15 menit. Saya kira, malam ini sudah berada di tepian Sungai Mahakam sana. Ternyata saya salah. Jika saya ingat ini saya bisa tertawa sambil menahan malu. Bagaimana tidak Sabtu kemaren saya sudah siap untuk berangkat. Tas sudah penuh dengan baju,tidak cuma satu tapi dua. Ransel dan tas yang menggelantung di bahu yang didalamnya penuh dengan makanan yang dibelikan oleh Kak Eka. Lempar, Roti yang saya tidak tahu namanya, dan kue sus. "Untuk di makan pas trnasit di Jakarta", kata Kak Eka menyerahkan kue-kue yang telah dibungkus rapi. Bersama teman setia Iip, yang rela mengantar ke Supadio dan menggendong tas ransel yang beratnya lebih dari 5 kilo itu saya sampai di di Bandara sekitar 10:45. Tanpa lampu merah yang menyebalkan, dan jalan tanpa rintangan. Ya, sesampai di sana, setelah ransel kembali ke pundak, saya pun mengirim Sms dengan rekan seperjalanan. "Dah di Bandar...